SPS Unpad Tingkatkan Kapasitas Masyarakat melalui Pelatihan Pengolahan Mangrove di Kebumen
Widy
UNPAD Staff Writer





Kebumen, 28 Juni 2026 – Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas Padjadjaran (Unpad) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Peningkatan Kapasitas Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan Berkelanjutan melalui Pengolahan Mangrove sebagai Bahan Baku Minuman” pada 26–28 Juni 2026 di KEE Mangrove Muara Kali, Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program UNPAD BERDAMPAK yang bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah mangrove menjadi produk bernilai ekonomi, seperti teh daun mangrove dan sirup buah mangrove, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian ekosistem mangrove.
Acara dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Jawa Tengah, Ibu Rina Handayani, S.P., M.Eng. Kegiatan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, antara lain ibu-ibu PKK, Karang Taruna, dan petani nipah di Desa Ayah.
Tim narasumber dari SPS Unpad terdiri atas Dr. Susanti Withaningsih, Dr. Dina Oktavia, dan Dr. Lathifah Puji Hastuti, yang menyampaikan materi mengenai konservasi mangrove, ekonomi berbasis sumber daya lokal, serta praktik pengolahan produk mangrove.
Selain menjadi bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat, kegiatan ini juga mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui keterlibatan Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, Magister Ilmu Keberlanjutan, dan Doktor Ilmu Lingkungan di Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pengembangan usaha masyarakat berbasis mangrove secara berkelanjutan serta mendukung pelestarian kawasan pesisir.
Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan SDG 14 (Ekosistem Lautan).










