SPs Terima Tantangan Menjadi Pionir Program Pascasarjana Terapan Unpad

thia
UNPAD Staff Writer
SPs Terima Tantangan Menjadi Pionir Program Pascasarjana Terapan Unpad

[ GradShool Unpad ] Sekolah Pascasarjana (SPs) Unpad mengundang Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Dr. Arief S. Kartasasmita, Sp.M., M.Kes., Ph.D., dalam kegiatan rutin rapat pengelola SPs yang dilaksanakan secara hybrid bertempat di ruang rapat digital SPs, Lt. 2, Gedung Sekolah Pascasarjana, Dipatiukur, Jumat (21/1/2022). Rapat pengelola dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan, Manajer, Kepala Unit Internasionalisasi, Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, dan dosen. Dekan SPs, Dr. Setiawan menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut terkait rencana Unpad tentang pengembangan program pascasarjana terapan di Unpad.

Dalam kesempatan ini, Prof. Arief menjelasakan bahwa program pascasarjana terapan ini akan sangat berpotensi untuk berkembang di SPs yang sudah multidisiplin. Program pascasarjana terapan ini nantinya diharapkan dapat mengakomodir dan memfasilitasi para mahasiswa yang sudah bekerja, tanpa harus terbebani output publikasi ilmiah di jurnal terakreditasi nasional maupun internasional. Hal ini dikarenakan, output yang diakui dalam program pascasarjana terapan ini dapat berupa policy brief, paten, produk, startup, dan lainnya yang merupakan hasil studi dari mahasiswa yang bersangkutan. Tentu saja masih perlu dilakukan kajian secara teknis dan kebijakan untuk menginisiasi program ini.

“Kami melihat perkembangan SPs yang sangat cepat dan saat ini SPs dapat berperan sebagai etalase Unpad juga pionir dalam pengembangan program pascasarjana terapan. Kami mengimbau dekan SPs bersama pengelola dan juga stakeholder lainnya untuk dapat merumuskan persiapan program ini lebih lanjut secara teknis maupun input kebijakan yang dibutuhkan” ujar Prof. Arief.

 

 

Dr. Setiawan merespon positif kepercayaan Unpad kepada SPs sebagai pionir pengembangan program pascasarjana terapan ini. “Untuk menjawab tantangan ini tentu diperlukan kajian komprehensif bersama pengelola SPs dan berbagai pihak untuk merumuskan teknis pelaksanaannya” ujar Dr. Setiawan.

Diskusi yang berlangsung selama satu jam ini juga mengundang partisipasi dari para ketua program studi di SPs, diantaranya Dr. Emma Rochima (Kaprodi Magister Inovasi Regional) dan Dr. Evi Novianti (Kaprodi Magister Pariwisata Berkelanjutan). “Program ini sangat sesuai dengan situasi di Magister Inovasi Regional, dimana mahasiswa dalam prodi ini didominasi oleh para pekerja di sektor pemerintahan maupun swasta dengan kajian yang multidisiplin. Namun, hal yang paling berat bagi mereka untuk mencapai kelulusan yaitu dengan adanya persyaratan publikasi ilmiah di jurnal bereputasi nasional ataupun internasional” kata Dr. Emma.

Prof. Arief menegaskan bahwa program ini diharapkan dapat dilaksanakan pada bulan Agustus 2022. Sehingga sudah perlu segera dirancang konsep kurikulumnya, tenaga pengajarnya, dan persiapan promosinya. Kami menunggu input dari SPs agar dapat ditindaklanjuti terkait payung hukumnya di level universitas.

 

 

Categories: Berita Gradschool

Berita Unpad

  • Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran, Dr. Lina Meilinawati Rahayu, M.Hum., (kanan), Baban Banita, M.Hum. (kiri), serta Prof. Aquarini Priyatna, M.A., M.Hum., PhD, mengembangkan permainan “Kartusa” sebagai media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. (Foto: Dadan […]
  • Dua mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran meraih Juara 1 dalam ajang Regional Medical Olympiad (RMO) bidang urologi dan reproduksi yang diselenggarakan oleh Ikatan Senat Mahasiwa Kedokteran Indonesia (ISMKI), Minggu (25/9/2022).* [Kanal media Unpad] Dua mahasiswa […]
  • Manajer kontingen Pomnas Unpad Inu Isnaedi Sidiq, M.A., PhD. (Foto: Dadan Triawan)* [Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran mengirimkan 45 atlet mahasiswa untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XVII di Universitas Negeri Padang, […]

Beasiswa Unpad

Berita