Magister Manajemen Sumberdaya Hayati

Profil singkat

Magister Manajemen Sumber Daya Hayati merupakan program studi jenjang strata 2 yang terdiri dari multidisiplin ilmu. Program studi ini merupakan program regular yang diselenggarakan selama 2 (dua) tahun. Pada awal tahun pertama mahasiswa akan diberikan perkuliahan yang memuat pengetahuan dan keterampilan teknis menyangkut prinsip dasar dan keteknikan penelitian dan pengembangan produk, manajemen, keamanan  dan aspek legal produk berbasis sumber daya hayati. Pada semester kedua mahasiswa dapat mengambil mata kuliah pilihan yang terkait bidang riset yang akan dijalankan serta diberikan pembekalan untuk melakukan seminar usulan riset. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk memilih spesialisasi topik riset yang berfokus pada tema (1) bio-based economy, (2) biological waste management, dan (3) bio-prospecting.

1). Bio-based Economy

Topik riset bio-based economy berfokus pada pengembangan sumber daya hayati ke arah aspek ekonomi yang mengintegrasikan aspek sumber daya alam dan sumber daya hayati terbarukan yang dapat diaplikasikan ke dalam berbagai sektor untuk pembangunan berkelanjutan pada generasi mendatang. Cakupan bio-based economy meliputi sumber daya hayati, energi, kebijakan, dan ekonomi.

2). Biological Waste Management

Topik riset ini mencakup aspek pada manajemen limbah organik seperti sampah rumah tangga dan sampah industri yang mengarah pada pembangunan berkelanutan. Adanya pengelolaan limbah organik diharapkan mampu memberikan nilai tambah pada limbah yang hana dianggap sebagai produk buangan. Manajemen limbah organik mengintegrasikan beberapa aspek seperti sosial, ekonomi, politik, institusi, dan finansial. Berbagai pertimbangan aspek tersebut akan menentukan bagaimana manajemen terbaik dalam pengelolaan limbah organic

3). Bio-prospecting

Topik ini merupakan usaha untuk mengenali dan menggali potensi kandungan keanekaragaman hayati mulai dari aspek taksonomi, fisiologi, ekologi hingga kandungan kimia alam sehingga didapatkan penemuan baru yang memiliki nilai ekonomi. Aspek bioprospeksi meliputi pencarian gen, senyawa alami (kimia), dan organisme yang memiliki potensi untuk pengembangan produk dan bernilai ekonomi melalui pemanfaatan teknologi modern.

Kurikulum

Capaian Pembelajaran Lulusan Program Magister Manajemen Sumber Daya Hayati Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran Terdiri atas aspek knowledge (pengetahuan), attitude (sikap), dan skill (kemampuan)

  1. Lulusan Program Studi Magister Manajemen Sumber Daya Hayati Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran mampu menguasai dan menyusun konsep, teori, metode, dan/atau falsafah bidang ilmu Manajemen Sumber Daya Hayati serta disiplin ilmu yang terkait keilmuan Manajemen Sumber Daya Hayati. Penguasaan ilmu dilakukan secara sistematis yang diperoleh melalui penalaran dalam proses pembelajaran, peningkatan keahlian teknis di laboratorium, kuliah lapangan serta penelitian melalui metoda yang sistematis dan pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran Manajemen Sumber Daya Hayati. Sedangkan yang dimaksud dengan peningkatan keahlian teknis di laboratorium, adalah pengalaman dalam kegiatan praktikum di laboratorium dan praktikum di lapangan untuk menunjang pemahaman teori dan konsep keilmuan Manajemen Sumber Daya Hayati. Peningkatan keahlian berbentuk pelatihan kerja, kerja praktik, praktik kerja lapangan atau bentuk kegiatan lain yang sejenis.
  2. Lulusan Program Studi Magister Manajemen Sumber Daya Hayati Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran Universitas Padjadjaran mampu memiliki sikap perilaku benar dan berbudaya sebagai hasil dari internalisasi dan aktualisasi nilai dan norma yang tercermin dalam kehidupan spiritual dan sosial melalui proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian, dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran keilmuan Manajemen Sumber Daya Hayati.
  3. Keterampilan merupakan kemampuan melakukan unjuk kerja dengan menggunakan konsep, teori, metode, bahan, dan/atau instrumen, yang diperoleh melalui pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran. Lulusan Program studi Manajemen Sumber Daya Hayati Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran mampu menggunakan instrumen yang berkaitan dengan teknologi untuk kelestarian sumber daya hayati serta memahami aplikasinya. Lulusan Program studi Manajemen Sumber Daya Hayati Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran menguasai prinsip dan keterampilan melakukan berbagai metoda analisis dan teknis.

Unsur keterampilan dibagi menjadi dua yakni keterampilan umum dan keterampilan khusus yang diartikan sebagai berikut:

Keterampilan umum merupakan kemampuan kerja umum yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan dalam rangka menjamin kesetaraan kemampuan lulusan sesuai tingkat program dan jenis pendidikan tinggi; dan keterampilan khusus merupakan kemampuan kerja khusus yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan sesuai dengan bidang keilmuan program studi. Keterampilan umum yang dimiliki oleh lulusan Program studi  Magister Manajemen Sumber Daya Hayati Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran diantaranya mampu menerapkan perangkat keilmuan untuk menjelaskan fenomena ilmu manajemen sumber daya hayati, mampu berfikir kritis untk mengembangkan pengetahuan dalam domain manajemen sumber daya hayati dan menerapkan teori keilmuan dalam domain manajemen sumber daya hayati. Sedangkan keterampilan khusus diantaranya memiliki pengetahuan yang komprehensif & fungsional tentang latar belakang teori serta prinsip diantaranya mampu memanfaatkan teknologi dan komunikasi, menguasai bidang keilmuan manajemen Sumber Daya hayati dan mengkomunikasikan hasil analisis kepada publik. Berdasarkan kompetensi tersebut, seorang (Gelar) lulusan Program Studi Magister Manajemen Sumber Daya Hayati Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran akan memiliki 3 (tiga) kompetensi, yaitu kompetensi utama, kompetensi pendukung, dan kompetensi lainnya. 

Mata Kuliah

Program Studi Magister Manajemen Sumber Daya Hayati Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran memiliki struktur kurikulum sebagai berikut:

  1. Mata Kuliah Wajib                 : 21 SKS
  2. Mata Kuliah Pilihan               : 18 SKS
  3. Seminar Usulan Penelitian   :  3SKS
  4. Tesis                                         :  6 SKS

Tabel 1. Mata Kuliah Program Studi Magister Manajemen Sumber Daya Hayati/ The Study Program of Bioresources Management

Courses

Number of Credits

Information

Semester I

 

 

Bioresources management, and conservation

3-0

Compulsory

Bioprospect and drug discovery

3-0

Compulsory

Philosophy of Bioresources

3-0

Compulsory

Integrative Research Methods

3-0

Compulsory

Regulation of Bioresources

3-0

Compulsory

Semester II

 

 

Economy and Product Management for Bioresources

3-0

Compulsory

Publication in accredited international journal

3-0

Compulsory

Research proposal seminar

3-0

Compulsory

Management of Forestry Bioresources

3-0

Elective

Management of Microorganism Bioresources

3-0

Elective

Bioresources in Livestock Production and Zoo Animals

3-0

Elective

Management of Agriculture Bioresources

3-0

Elective

Management of Sea And Aquatic Bioresources

3-0

Elective

Tropical Environment and Bioresources

3-0

Elective

Semester III

 

 

Tesis

6-0

Compulsory

Metode Pembelajaran

Metode Pembelajaran menggunakan Interactive Teaching dan Student Centered Learning, Research Based Learning, Project Based Learning, dan lainnya Metode pembelajaran  yang juga disediakan oleh Magister Manajemen Sumber Daya Hayati adalah :

  • Academic guidance activities
  • A comparative study of benchmarking at Wageningen University and Research (WUR) Netherland, Tropozentrum Universitat Gottingen Jerman, and James Cook University Australia, and University of Georgia, USA
  • Achievement motivation training
  • Training and workshop of scientific article writing for the student
  • Publication in an accredited national and international journal
  • Training of research methods and scientific paper writing for lectures
  • Development of foster/target area
  • Strengthening of links and matches through facilitation within the framework of Corporate Social Responsibility (CSR) towards strengthening local capacity
  • Increasing collaboration with universities, government, industry, and stakeholders.
  • Increased networking at national and international levels through students exchange, lecturers exchange, twinning programs, sandwich program, guest lecturers, joint research, joint publication, seminars, training program
  • Organizing summer courses for students

 

Tenaga Pengajar

No.

Name of Teaching Lecturer

Areas of expertise

1

Prof. Dr. Ir. Warid Ali Qosim

Plant Breeding

2

Prof. drh. Roostita L. Balia, M.App.Sc.,Ph.D

Livestock Product Technology

3

Prof. Dr. Ir. Sri Bandiati K. Prajoga

Biometrics and Livestock Breeding

4

Dr. Sc. Agr Ir. Agung Karuniawan, M.Sc.Agr.

Plant Breeding

5

Dr. Ir. Reginawanti Hindersah

Soil Microbiology

6

Robi Andoyo, STP.,M.Sc., Ph.D

Food Technology

7

Syariful Mubarok, SP., M.Sc., Ph.D.

Agronomy – Horticulture

8

Muhamad Kadapi, SP.,M.Sc.

Seed Technology

9

Dr.Rer Pol. Ernah, SP, M.Si.

Agricultural Socio-Economic

10

Dr. Dra. Elly Rasmikayati, M.Sc.

Agricultural Social Sciences

11

Yusup Hidayat, SP., M.Phil., Ph.D.

Plant Pests and Diseases

12

Dr. sc. agr Yudi Nurul Ihsan, S.Pi., M.Si.

Marine Sciences

13

Dr. Yuli Andriani, S.Pi., MP.

Aquaculture

14

Dr. Ir. Rachmat Harryanto, MS.

Geology

15

Prof. Dr. Ir. H. Mahfud Arifin, M.S

Pedogenesis of Soils

16

Ir. Dedi Ruswandi, M.Sc., Ph.D.

Plant Breeding

17

Dr.rer.nat.Ir. Suseno Amien

Plant Breeding

18

Noladhi Wicaksana, SP., MP., Ph.D

Plant Breeding

19

Dr. Yuniarti, M.S., S.Pi., M.Si

Marine Sciences

20

Diky Ramdani, S.Pt.,M.Anim. St., Ph.D.

Animal Science

21

Dr. Dudi, S.Pt., M.Si.

Livestock Breeding