Dosen Sekolah Pascasarjana Unpad Berkontribusi dalam Riset Internasional Mengenai Toleransi Tanaman Padi terhadap Logam Berat

Salah satu dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Dr. Lathifah Puji Hastuti,  menerbitkan publikasi ilmiah yang terbit di jurnal bereputasi internasional Results in Engineering (Elsevier). Artikel berjudul “Leveraging rGO/g-C₃N₄ composite for enhanced rice plant (Oryza sativa) tolerance to lead phytotoxicity and photocatalytic dye degradation” ini menyoroti inovasi material nanokomposit untuk meningkatkan ketahanan tanaman padi terhadap pencemaran logam berat, khususnya timbal (Pb).

Penelitian ini mengembangkan komposit rGO/g-C₃N₄ yang berfungsi ganda: meningkatkan toleransi tanaman terhadap toksisitas Pb serta berperan sebagai fotokatalis untuk degradasi limbah zat warna organik. Uji coba pada tanaman padi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pertumbuhan akar dan panjang batang, serta penurunan stres oksidatif akibat paparan logam berat.

Kontribusi terhadap SDGs:

  • SDG 2: Tanpa Kelaparan, dengan meningkatkan produktivitas dan ketahanan tanaman pangan.
  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui pengurangan kontaminasi logam berat dalam rantai makanan.
  • SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, lewat inovasi pupuk ramah lingkungan.
  • SDG 13 & 15: Aksi Iklim dan Ekosistem Daratan, karena degradasi logam berat dan zat pewarna industri juga berdampak pada kualitas tanah dan air.

Lebih dari itu, temuan ini membuka peluang pengembangan kandidat smart fertilizer, yaitu pupuk cerdas yang tidak hanya menyediakan unsur hara bagi tanaman, tetapi juga mampu menghambat efek fitotoksik logam berat di lingkungan pertanian. Dengan demikian,

teknologi ini berpotensi besar untuk diterapkan dalam praktik pertanian berkelanjutan di masa depan.

Kolaborasi ini melibatkan peneliti dari berbagai institusi, termasuk Universitas Padjadjaran, Universitas Brawijaya, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mencerminkan sinergi antar-lembaga dalam mendorong solusi inovatif bagi tantangan lingkungan dan pertanian.

Artikel lengkap dapat diakses melalui laman resmi Elsevier di ScienceDirect.

News Unpad

News