Riset Interdisipliner Ungkap Dampak Perubahan Lahan di Pulau Belitung dan Implikasinya terhadap SDGs

17 Juli 2024 Dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Dr.Sc. Dina Oktavia, bersama tim kolaborator dari berbagai institusi nasional dan internasional, termasuk Universitas Pendidikan Indonesia dan University of Birmingham, berhasil mempublikasikan riset terbarunya di jurnal internasional bereputasi berjudul “Dynamics of Land Use and Land Cover in the Belitung Island, Indonesia”. Penelitian ini mengungkap dinamika perubahan penggunaan dan penutupan lahan (Land Use and Land Cover/LULC) di Pulau Belitung selama tiga dekade terakhir, yang menunjukkan dampak signifikan dari aktivitas pertambangan terhadap tutupan hutan dan bentang alam setempat.

Melalui analisis data satelit dari tahun 1990 hingga 2020 yang diperoleh dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), tim peneliti menemukan bahwa lebih dari 25% tutupan hutan di Pulau Belitung telah hilang dalam rentang waktu tersebut. Sebagian besar wilayah yang sebelumnya berhutan telah bertransformasi menjadi lahan pertanian, pemukiman, dan area lainnya, dengan hanya 0,57% berubah menjadi lahan pertanian dan sisanya menjadi lahan terdegradasi. Penelitian ini juga mencatat bahwa proses reforestasi alami dan buatan mengalami tantangan akibat tekanan pembangunan, serta konversi lahan pasca-penambangan.

Temuan ini menjadi sangat penting dalam konteks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penelitian ini mendukung SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 15 (Menjaga Ekosistem Daratan) melalui pemetaan degradasi hutan dan usulan strategi restorasi. Selain itu, hasil studi ini juga berkontribusi pada SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dengan menawarkan wawasan spasial terhadap dampak pertambangan terhadap lingkungan dan masyarakat lokal. Terakhir, melalui pendekatan Forest Landscape Restoration (FLR) yang diusulkan, riset ini turut mendorong pencapaian SDG 2 (Tanpa Kelaparan) dan SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) karena restorasi lanskap berpotensi memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat sekitar.

Dengan pendekatan ilmiah dan kolaboratif lintas disiplin, riset ini memberikan kontribusi strategis dalam perumusan kebijakan tata guna lahan yang berkelanjutan di wilayah kaya sumber daya alam seperti Pulau Belitung.

Categories: Uncategorized

News Unpad

News