Pariwisata Pulau Kecil dalam Sorotan: Penelitian Unpad Tawarkan Model Pengelolaan Berkelanjutan

9 Desember 2024 – Dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Dr. Kevin Muhamad Lukman, bersama mahasiswa dari Program Doktor Ilmu Lingkungan dan tim peneliti dari BRIN serta universitas lain di Indonesia, berkontribusi dalam riset strategis yang memetakan tantangan dan solusi keberlanjutan pariwisata pulau kecil di Indonesia. Artikel ilmiah berjudul “The Paradox Between Economic Gain and Environmental Sustainability: A Case of Small Island Tourism in Pari Island, Indonesia”, dipublikasikan dalam jurnal bereputasi Tourism in Marine Environments, mengangkat kasus Pulau Pari, salah satu pulau kecil di Indonesia yang mengalami tekanan berat akibat tingginya aktivitas pariwisata.

Studi ini menyoroti paradoks antara pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata dengan degradasi lingkungan yang ditimbulkannya, seperti penurunan kualitas air tanah dan laut, serta peningkatan beban limbah padat dan cair. Dengan menggunakan pendekatan kerangka DPSIR (Driver–Pressure–State–Impact–Response), penelitian ini menganalisis tekanan lingkungan yang dipicu oleh pariwisata, serta merumuskan strategi pengelolaan berkelanjutan berbasis masyarakat. Survei terhadap 317 warga dan 143 wisatawan serta uji kualitas air di 15 titik menunjukkan bahwa pertumbuhan pariwisata belum diimbangi dengan kesiapan pengelolaan lingkungan yang memadai, terutama dalam pengelolaan air limbah dan sampah domestik.

Kontribusi terhadap SDGs:

Penelitian ini secara langsung mendukung SDG 14: Ekosistem Lautan, dengan fokus pada pelestarian ekosistem pesisir pulau kecil yang rentan. Selain itu, artikel ini relevan dengan SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, karena menyentuh pentingnya integrasi tata kelola pariwisata dengan perlindungan lingkungan dan partisipasi komunitas lokal. Rekomendasi penguatan sistem pemantauan kualitas lingkungan serta pelibatan masyarakat dalam pengelolaan pariwisata juga mendukung SDG 13: Aksi Iklim dan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Artikel ini menjadi rujukan penting bagi pengambil kebijakan dan pelaku pariwisata dalam merancang arah pembangunan pulau kecil yang inklusif, tangguh, dan berbasis konservasi.

Categories: Uncategorized

News Unpad

News