Kuliah Tamu “Smoking and Sport Performance” Kupas Dampak Merokok terhadap Performa Atletik
Widy
UNPAD Staff Writer

Bandung, 12 Juni 2025 – Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kuliah tamu dengan topik “Smoking and Sport Performance” yang membahas secara mendalam kaitan antara kebiasaan merokok dan performa olahraga. Acara ini digelar secara hybrid di Ruang Seminar B, Lantai 3, dan juga melalui platform Zoom, dengan total peserta sebanyak 66 orang, yang terdiri dari kolaborator dosen, peneliti, dan mahasiswa.
Menghadirkan narasumber Internasional, Prof. Riccardo Polosa, Guru Besar dan peneliti dari Universitas Catania, Italia, kuliah tamu ini menjadi wadah penting untuk memperluas wawasan sivitas akademika Unpad dalam isu kesehatan preventif dan olahraga. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Prof. Dr.med. Setiawan, AIFM, selaku Dekan Sekolah Pascasarjana Unpad (SPS Unpad), dan dimoderatori oleh Dr. Aziiz M. Rosdianto dari Pusat Studi Sport Sains, Wellness, dan Longevity SPS Unpad.
Topik kuliah ini mengangkat temuan-temuan terbaru, termasuk studi yang menunjukkan bahwa beralih dari rokok konvensional ke produk tembakau alternatif seperti vape atau heated tobacco dapat berkontribusi terhadap peningkatan kebugaran aerobik. Hal ini menjadi relevan di tengah meningkatnya tren penggunaan rokok elektronik, terutama di kalangan muda dan atlet.
Dalam paparannya, Prof. Polosa menjelaskan lima poin utama:
1. Statistik Merokok – Tingginya prevalensi merokok bahkan di kalangan atlet, yang seharusnya menjadi panutan gaya hidup sehat.
2. Dampak Kesehatan – Zat berbahaya dalam rokok menyebabkan penurunan fungsi paru dan risiko penyakit jantung, serta mengganggu distribusi oksigen ke otot.
3. Performa Olahraga – Merokok menurunkan stamina, kapasitas aerobik, dan efisiensi pemulihan tubuh, yang secara signifikan menghambat performa atlet.
4. Kesadaran dan Edukasi – Pentingnya peran pelatih, pendidik, dan tenaga kesehatan dalam menyampaikan informasi yang berbasis bukti ilmiah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
5. Kesimpulan – Diperlukan pendekatan sistematis dan program edukatif untuk mengurangi kebiasaan merokok, terutama dalam konteks peningkatan prestasi olahraga.
Sesi diskusi berlangsung aktif, dengan peserta luring maupun daring mengajukan berbagai pertanyaan kritis terkait kebijakan anti-merokok, efektivitas produk tembakau alternatif, serta strategi edukasi yang berdampak. Para peserta menyambut baik kegiatan ini, mengungkapkan bahwa wawasan yang diperoleh sangat relevan dengan dunia olahraga dan kesehatan masyarakat saat ini.
Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada narasumber dan moderator atas kontribusi akademiknya. Sebagai tindak lanjut, Prof. Polosa berencana menjalin kerja sama riset dan penulisan publikasi ilmiah bersama Pusat Studi Sport Sains, Wellness, dan Longevity SPS Unpad.
Kuliah tamu ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pembelajaran interdisipliner dan pengembangan wawasan global mahasiswa Pascasarjana Unpad, khususnya dalam isu gaya hidup sehat dan performa olahraga.







