Bedah Peluang Riset dan Kerjasama dengan BUMN
thia
UNPAD Staff Writer

[ GradSchool Unpad ] Pada kegiatan Reboan di Sekolah Pascasarjana bertajuk WeRInGradSchool (Wednesday about Research and Innovation in the Graduate School) yang dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2022, Prof Yudi Azis selaku Kepala BUMN Center Unpad telah membedah berbagai peluang riset dan kerja sama dengan BUMN. BUMN Center sendiri adalah salah satu pusat unggulan Unpad yang dibentuk pada tanggal 9 Mei 2016 oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, bersama Rektor Unpad saat itu Prof Tri Hanggono Achmad.
Dalam perjalanannya, BUMN Center telah melaksanakan berbagai kegiatan kajian dan diskusi ilmiah yang melibatkan berbagai BUMN, seperti dalam sektor jasa keuangan (BRI, BNI, BSI, Mandiri, BJB, Pegadaian) maupun sektor lain seperti Angkasa Pura II, Pindad, Perhutani, Biofarma dan lain-lain.
BUMN adalah badan usaha yang seluruhnya atau minimal 51% modalnya dimiliki oleh negara. Maksud pendirian BUMN sangat baik, karena tidak saja berdasarkan kepada keberlangsungan usaha dengan memperoleh keuntungan, tetapi juga memperhatikan ekonomi kerakyatan dengan turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha UMKM. Cukup menarik mencermati BUMN yang dapat memberikan deviden terbesar, yang bergeser ke BUMN sektor jasa keuangan, selain Pertamina dan PT Telkom.
Yang masih menjadi catatan menurut Prof Yudi Azis adalah kontribusi Unpad yang dianggap belum optimal untuk branding kontribusi terhadap BUMN. Padahal sebenarnya telah banyak hal yang dilakukan. Sementara itu, masih banyak peluang kerja sama riset yang masih dapat digali terkait BUMN. Peluang riset ini dapat dilihat dari perspektif BUMN nya itu sendiri, Kementerian BUMN sebagai kementerian teknis yang bertanggung jawab, serta jenis riset yang dapat dilakukan apakah riset akademik murni atau riset terapan. Beberapa contoh topik riset yang dapat dilakukan adalah model peningkatan performansi, systematic literature review BUMN, Customer Satisfaction, Impact Clusterisasi, Corporation Action, dan lain-lain.